Sahabat yang baik adalah mereka yang mengisi kekuranganmu bukan mereka yang mengisi kekosonganmu. Seorang sahabat adalah kado yang anda berikan kepada diri anda sendiri.
- Jika engkau membuat bakti kepadanya, ia akan melindungimu
- Jika engkau rapatkan persahabatan dengannya, ia akan membalas baik persahabatanmu itu
- Jika engkau memerlukan pertolongan kepadanya berupa uang dan sebagainya makan ia akan membantumu
- Jika engkau memberikan suatu kebaikan kepadanya, ia akan menerimanya dengan baik
- Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik darimu, maka ia akan menutupnya
- Jika engkau meminta sesuatu bantuan kepadanya, ia akan mengusahakannya
- Jika engkau berdiam diri ( karena malu meminta) , ia akan menanyakan kesusahanmu
- Jika engkau berkata kepadanya, ia akan membenarkannya
- Jika engkau membuat sesuatu, ia dengan senang hati membantumu
- Jika engkau berelisih faham, niscaya ia lebih senang mengalah untuk kepentingan persahabatannya
Sahabat adalah pemenuhan kebutuhan jiwa, Dialah ladang hati yang ditaburi dengan kasih dan dituai dengan penuh rasa terima kasih.
Sahabat Sejati
Khalil Gibran
Dan jika berkata,
berkatalah kepada aku tentang kebenaran
persahabatan?..
Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan
kau panen dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Karena kau menghampirinya saat hati lapa dan
mencarinya saat jiwa butuh kedamaian.
Bila dia bicara, mengungkapkan pikirannya,
kau tiada takut membisikkan kata “tidak” di kalbumu
sendiri,
pun tiada kau menyembunyikan kata “ya”.
Dan bilamana ia diam, hatimu tiada ‘kan henti
mencoba merangkum bahasa hatinya;
karena tanpa ungkapan kata,
dalam rangkuman persahabatan, segala pikiran,
hasrat, dan keinginan terlahirkan bersama dengan sukacita yang utuh, pun tiada
terkirakan.
Di kala berpisah dengan sahabat, janganlah berduka
cita;
Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya,
mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya,
bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki,
nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.
Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali
saling memperkaya ruh kejiwaan.
Karena kasih yang masih menyisakan pamrih,
di luar jangkauan misterinya, bukanlah kasih, tetapi
sebuah jala yang ditebarkan:
hanya menangkap yang tiada diharapkan.
Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu,
biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu hingga kau senantiasa
mencarinya,
untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan
mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa
ria berbagi kebahagiaan.
Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati
manusia menemukan fajar jati dan gairah segar kehidupan.